Dengar Lagu Lebih Hemat Kuota Pakai YouTube Music

Dengar Lagu Lebih Hemat Kuota Pakai YouTube Music

Siapa yang tidak menyukai musik? Pastinya, kita semua memiliki lagu-lagu favorit yang bisa mengiringi kita dalam berbagai suasana. Dari lagu-lagu yang menghentak untuk membangunkan pagi-pagi, hingga melodi yang menenangkan untuk merayakan momen santai, musik memiliki kekuatan untuk mengubah suasana hati dan membawa kita ke dalam pengalaman yang luar biasa.

Mendengarkan lagu yang kita suka tidak lagi sulit saat ini. Banyak aplikasi pemutar musik yang menyediakan lagu yang kita inginkan, baik yang berbayar maupun gratis (sesuai kebijakan aplikasi/situs). Saya sarankan untuk menggunakan yang berbayar, selain bebas untuk didownload atau streaming tanpa iklan, kita juga sudah ikut mendukung dan menghargai karya musik para pencipta lagu. Jadi, stop musik bajakan!

Yang umum saat ini dan mudah digunakan adalah YouTube. Di YouTube, kita bisa dengan mudah mencari lagu yang kita inginkan. Cukup masukkan kata kunci pada kotak pencarian, akan muncul beberapa hasil. Hasil pencarian bisa berupa video ataupun hanya audio.

Meski dapat memutar musik langsung di YouTube, mendengarkan musik di YouTube dirasakan masih kurang maksimal bila dibandingkan dengan platform musik lainnya. Seiring berjalannya waktu, persaingan pemutar musik yang semakin berkembang membuat YouTube ikut dalam membuat produk baru mereka, yaitu YouTube Music.

YouTube Music

YouTube Music adalah layanan streaming musik  yang dikembangkan oleh YouTube, anak perusahaan Google. Seperti halnya pemutar musik yang ada saat ini, YouTube Music juga berfungsi untuk mendengarkan lagu dan video musik yang kita sukai.

Youtube Music hadir sejak tahun 2018. Awalnya hanya dapat digunakan di beberapa negara. Seiring berjalannya waktu, Youtube Music kini sudah dapat digunakan di banyak negara.

Untuk menggunakan aplikasi gratis ini, Anda bisa mendownload langsung di Play Store bagi pengguna Android dan iStore bagi pengguna iOS.

Perbedaan YouTube dengan YouTube Music

Mengapa harus menggunakan YouTube Music kalau di YouTube juga bisa memutar musik?

Bila dilihat dari segi kelengkapan, jelas YouTube lebih unggul. YouTube bisa digunakan untuk hal yang lebih umum. Karena di Youtube Music penggunaan hanya berfokus pada download dan streaming musik. Hasil pencarian pada tampilan YouTube Music juga lebih berfokus pada hasil pencarian berupa lagu-lagu, meskipun video lain juga akan muncul.

YouTube Music memiliki UI yang berfokus pada aplikasi pemutar musik. Dengan YouTube Music, Anda bisa melihat langsung lagu yang sedang trend sampai tema musik yang cocok Anda dengarkan. Tentu hal ini yang tidak akan Anda temukan di aplikasi YouTube.

Kelebihan dan Kekurangan YouTube Music

YouTube Music memiliki kelebihan dan kekurangan sebagai berikut:

Kelebihan YouTube Music

YouTube Music menawarkan beragam konten musik, termasuk lagu berlisensi, remix, cover version, live performances, dan video musik lainnya. Meskipun menggunakan akun gratis, pengguna masih dapat menikmati musik meski dengan fitur terbatas. Harga berlangganan YouTube Music Premium juga dapat bersaing dengan layanan streaming lainnya.

Kekurangan YouTube Music

Meskipun dapat memutar musik, pengguna akun gratis tidak dapat memutar lagu secara offline atau di latar belakang. Layar harus tetap aktif untuk memastikan pemutaran musik berlanjut. Selain itu, iklan akan muncul di sela-sela lagu pada saat musik diputar.

Apakah YouTube Music Boros Kuota?

Nah, sesuai dengan judul artikel, saya akan menjelaskan mengapa YouTube Music lebih hemat kuota dibandingkan dengan YouTube, serta menjawab pertanyaan seputar seberapa banyak kuota yang digunakan oleh YouTube Music.

YouTube Music memang ditujukan untuk pengguna yang menginginkan pemutar musik yang handal, sehingga fitur musiknya lebih lengkap. Namun, yang ingin saya soroti bukanlah fiturnya, melainkan penggunaan kuota saat menggunakan aplikasi ini dibandingkan dengan YouTube.

Di YouTube, kita dapat mendengarkan lagu hanya dalam bentuk audio tanpa memutar video, dan banyak file audio yang sudah tersedia. Tetapi ketika menggunakan YouTube Music, penggunaan kuota akan lebih efisien.

Misalnya, jika kita mencari lagu A, YouTube Music akan menampilkan hasil pencarian untuk lagu A dalam bentuk audio asli. Hal ini tentu saja akan menghemat kuota, karena selain audio asli, ukuran file cenderung lebih kecil. Sebagian besar file lagu di YouTube Music berasal dari rekaman asli, bukan hasil konversi, sehingga ukurannya lebih kecil.

Bila disesuaikan dengan durasi lagu rata-rata sekitar 5 menit, hasil streaming atau download lagu di YouTube Music hanya akan menghabiskan sekitar 5 - 7 MB kuota. Jelas lebih hemat daripada YouTube. Selain itu, hasil download juga lebih hemat kouta karena file sudah tersimpan di aplikasi dan dapat diputar ulang tanpa perlu streaming kembali.

Dengan pencarian yang lebih akurat dan rekomendasi audio asli, YouTube Music menjadi pilihan yang lebih efisien. Ditambah lagi dengan fitur pemutar musik yang ada dalam aplikasi, YouTube Music menjadi solusi ideal untuk mendengarkan musik sesuai keinginan.

Penutup

Dalam mengevaluasi penggunaan kuota, YouTube Music menawarkan solusi yang lebih hemat dibandingkan dengan YouTube konvensional. Dengan menyajikan konten musik dalam bentuk audio asli, penggunaan kuota saat streaming atau mengunduh lagu menjadi lebih efisien. Sebagai contoh, hasil pencarian lagu dalam bentuk audio asli pada YouTube Music menghasilkan penggunaan kuota yang lebih rendah daripada YouTube yang menampilkan video. Dengan demikian, YouTube Music menjadi pilihan yang lebih efisien bagi pengguna yang ingin menikmati musik tanpa menguras kuota secara berlebihan.

Post a Comment