Preventive Mesin: Cara Mengunci Baut yang Baik dan Benar

Preventive Mesin: Cara Mengunci Baut yang Baik dan Benar

Mesin-mesin yang umum digunakan baik di perorangan atau pun industri harus selalu dilakukan yang namanya preventive. Preventive bertujaan untuk mencegah terjadikan kerusakan yang tidak diinginkan. Preventive dilakukan secara berkalah sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.

Pada kebanyakan mesin yang ada, preventive dimulai dengan membuka atau mengunci baut. Hampir semua mesin terdapat baut sebagai pengunci bagian dari pada mesin itu sendiri. Kebanyakan dipasang pada sisi-sisi dari pada mesin. Tujuannya agar setiap bagian dari pada mesin terjaga pada posisnya saat beroperasi. Bisa juga untuk memastikan tidak adanya kecoboran pada setiap sisi.

Untuk jenis mesin yang beroperasi pasti akan memberikan getaran pada setiap bagian mesin. Walaupun kecil, pasti akan ada perubahan pada setiap sisi. Itulah sebabnya pentingnya dilakukan preventive.

Meski baut tersebut sudah memiliki kedudukan yang mudah untuk dikunci, ternyata tidak sembarangan saat dilakukannya penguncian. Penguncian dengan cara yang tidak benar dapat merusak bagian mesin itu sendiri. Bisa merubah bentuk, getaran yang berlebih, atau bahkan kebocoran pada sisi mesin.

Cara Mengunci Baut yang Baik dan Benar

Saat preventive, ada cara yang bisa dilakukan agar posisi semua baut benar-benar berada pada posisi yang seharusnya. Berikut cara yang bisa dilakukan untuk mengunci baut yang baik dan benar.

1. Pastikan Bagian Sisi Mesin yang Terhubung Tidak Terbalik

Bisa saja saat pemasangan ulang hal ini terjadi. Karena bentuknya yang sama. Beberapa mesin telah diberi kode agar pemasangan kembali tidak terbalik. Pastikan pemasangan body mesin seperti sebelum dibuka.

2. Pasang Semua Baut Sebelum Dikunci

Kekurangan atau kelebihan baut sering terjadi pada saat pemasangan ulang. Jadi pastikan dulu semua baut telah berada pada posisi yang tepat sesuai dengan jumlahnya, barulah lanjutkan untuk mengunci.

3. Kunci Baut Secara Silang

Penguncian baut tidak bisa dilakukan secara asal-asalan. Hal ini dapat membuat posisi dari pada sisi mesin bergeser, menyebabkan adanya bagian yang longgar. Penguncian dapat dilakukan dengan cara menyilang. Bila sudah dikunci salah satu baut (jangan dikunci penuh), kunci lagi bagian baut yang posisinya berada di bagian silang dari pada baut tersebut. Begitu selanjutnya. Barulah kunci penuh semua baut yang ada.

Operasikan atau cek mesin saat beroperasi. Preventive mesin memang bertujuan untuk pencegahan kerusakan, tetapi perubahan yang dilakukan saat preventive bisa saja merubah posisi mesin yang mungkin harus disesuaikan ulang.

Penutup

Itulah cara mengunci baut yang baik dan benar. Dengan menerapkan hal-hal penting seperti ini dalam preventive atau perbaikan, Anda akan mengurangi resiko kerusakan lain yang mungkin saja terjadi. Semoga bermanfaat.

Posting Komentar