Cara Mengatasi Low Value Content Google AdSense

Cara Mengatasi Low Value Content Google AdSense

Google AdSense adalah platform periklanan online yang dimiliki oleh Google. Google AdSense memungkinkan pemilik situs web atau YouTube pembuat konten untuk menghasilkan pendapatan dengan menampilkan iklan yang relevan pada halaman web atau YouTube mereka. AdSense menggunakan model pembayaran per seribu tampilan (pay-per-impression) untuk mengompensasi pemilik situs atau YouTube pembuat konten.

Untuk diterima ke dalam program Google AdSense, blog Anda harus memenuhi sejumlah persyaratan. Beberapa syarat umum termasuk:

  • Konten Berkualitas: Pastikan blog Anda memiliki konten berkualitas tinggi, asli, dan relevan dengan audiens. Memberi informasi yang lebih luas adalah kunci.
  • Pemahaman Aturan Google AdSense: Pahami dan patuhi kebijakan Google AdSense, termasuk kebijakan konten dan desain situs. Baca kebijakan agar blog Anda tidak melanggar peraturan Google AdSense.
  • Usia Domain: Sebagian negara memiliki persyaratan usia domain tertentu sebelum bisa mendaftar. Biasanya, domain harus berusia minimal 6 bulan. Ini memang bukan hal yang pasti. Tetapi domain dengan umur yang lebih tua akan dianggap lebih serius dalam membuat konten.
  • Navigasi yang Jelas: Pastikan blog Anda memiliki navigasi yang jelas dan mudah dimengerti. Jangan buat navigasi yang berulang-ulang, cukup di atas untuk katagori konten.
  • Tidak Ada Konten Melanggar Hukum atau Keamanan: Pastikan tidak ada konten yang melanggar hukum atau keamanan di blog Anda.
  • Jumlah Konten: Google AdSense memerlukan jumlah posting tertentu sebelum dapat mendaftar. Meskipun tidak ada aturan global, memiliki beberapa posting bisa membantu meningkatkan kualitas blog.
  • Desain yang Bersih dan Profesional: Desain blog Anda sebaiknya bersih, profesional, dan responsif. Dengan tampilan yang bersih, akan membuat pengunjung berpeluang lebih lama membaca di blog Anda.
  • Kontak dan Tentang Kami: Sertakan halaman kontak dan Tentang Kami untuk memberikan informasi lebih lanjut tentang blog Anda.
  • Tidak Ada Iklan Saingan: Pastikan tidak ada iklan dari jaringan periklanan lain yang melanggar kebijakan Google AdSense.

Pastikan untuk membaca kebijakan resmi Google AdSense untuk memastikan bahwa blog Anda memenuhi semua persyaratan.

Disini saya anggap Anda sudah memiliki akun Google AdSense, tinggal addsite blog untuk ditinjau oleh pihak AdSense. Proses peninjauan Google AdSense dapat bervariasi. Setelah Anda mengajukan permohonan, waktu yang dibutuhkan untuk tinjauan dan persetujuan dapat berkisar antara beberapa hari hingga beberapa minggu.

Selama menunggu, pastikan bahwa blog Anda tetap mematuhi semua kebijakan dan syarat Google AdSense. Jangan lakukan perubahan apapun pada blog, cukup update artikel baru seperti biasa. Jika permohonan Anda ditolak, Google AdSense biasanya memberikan alasan tertentu, dan Anda dapat melakukan perbaikan sebelum mengajukan kembali permohonan. Penting untuk bersabar selama proses ini dan memastikan bahwa konten dan desain blog Anda mematuhi standar Google AdSense untuk meningkatkan peluang persetujuan.

Permohonan Google AdSense Ditolak, Dengan Alasan "Low Value Content"

Alasan penolakan dengan keterangan "low value content" dari Google AdSense mungkin menunjukkan bahwa mereka melihat konten di blog Anda sebagai kurang bermutu atau tidak memberikan nilai yang memadai bagi pengguna. Beberapa alasan umum untuk penolakan ini termasuk:

  1. Konten Tidak Relevan atau Bermutu Rendah: Konten blog mungkin tidak memberikan informasi atau nilai yang cukup bagi pengguna. Pastikan konten Anda informatif, relevan, dan berkualitas.
  2. Duplikasi Konten: Jika Anda menggunakan atau mengandalkan terlalu banyak konten duplikat dari sumber lain, ini dapat dianggap sebagai "low value content".
  3. Desain dan Navigasi Tidak Memadai: Jika blog Anda sulit dinavigasi atau memiliki desain yang tidak memadai, ini dapat mempengaruhi penilaian Google AdSense.
  4. Tidak Ada Konten Unik: Pastikan sebagian besar konten di blog Anda adalah unik dan tidak hanya merupakan salinan dari tempat lain di web. Tulis saja sesuai dengan gaya bahasa Anda. Yang terpenting adalah informasi yang diberikan jelas.
  5. Memiliki Tautan Eksternal: Jika terlalu banyak tautan eksternal di blog Anda, ini dapat dianggap mengganggu dan mengurangi nilai pengguna. Cobalah untuk tidak memberi tautan eksternal selama pengajuan.
  6. Ketidaksesuaian dengan Kebijakan Google AdSense: Pastikan blog Anda mematuhi semua kebijakan dan pedoman Google AdSense, termasuk kebijakan konten dan kebijakan privasi.

Mengatasi Masalah Low Value Content

Untuk mengatasi masalah "low value content" dan meningkatkan kualitas blog Anda agar dapat diterima oleh Google AdSense, cobalah langkah-langkah berikut:

  1. Perbarui dan Perbaiki Konten: Tambahkan informasi yang lebih mendalam dan berguna pada setiap posting. Pastikan setiap tulisan memiliki tujuan dan memberikan nilai tambah kepada pembaca. Usahakan jumlah kata lebih dari 500 kata, agar informasi yang ada lebih banyak.
  2. Hindari Konten Duplikat: Pastikan konten di blog Anda adalah unik dan bukan salinan dari sumber lain. Jangan gunakan konten yang tidak diizinkan atau melanggar hak cipta.
  3. Perbaiki Desain dan Navigasi: Pastikan desain blog Anda bersih, profesional, dan mudah dinavigasi. Tambahkan menu yang jelas dan widget yang memudahkan pengguna untuk menemukan konten.
  4. Optimalkan Kecepatan Situs: Percepat waktu muat halaman dengan mengoptimalkan gambar, mengurangi pemanggilan server, dan menggunakan teknik optimasi lainnya. Pilih template yang mobile frendly. Kualitas konten adalah yang terpenting.
  5. Cek Link Mati: Mungkin Anda pernah menghapus konten Anda sebelumnya. Bila postingan tersebut telah terindex, link tersebut akan menghasilkan 404 (broken link). Hal ini adalah salah satu penyebab penolakan. Cek kembali semua artikel sebelum pengajuan kembali.
  6. Fokus pada Kualitas Daripada Kuantitas: Lebih baik memiliki sedikit postingan berkualitas tinggi daripada banyak postingan yang kurang bermutu. Itulah sebabnya banyak blog yang postingannya sudah banyak belum juga diterima Adsense. Pastikan setiap postingan memiliki informasi yang relevan dan berguna.
  7. Terapkan Kebijakan Konten yang Tepat: Pastikan konten blog Anda tidak melanggar kebijakan Google AdSense. Hindari konten yang bersifat pornografi, kekerasan, atau ilegal.

Setelah melakukan perbaikan, tunggu beberapa waktu sebelum mengajukan kembali permohonan ke Google AdSense.

Waktu yang diperlukan untuk meninjau ulang permohonan Google AdSense setelah diajukan ulang dapat bervariasi. Sama seperti pengajuan awal, biasanya Google AdSense membutuhkan waktu beberapa hari hingga beberapa minggu untuk menyelesaikan proses peninjuan.

Untuk diterima oleh Google AdSense, pastikan konten blog Anda memberikan nilai tambah kepada pembaca dengan informasi yang berguna dan hindari konten duplikat. Perbarui desain agar terlihat profesional, dan optimalkan kecepatan situs. Fokus pada kualitas daripada kuantitas postingan, dan pastikan kebijakan privasi serta konten blog sesuai dengan persyaratan AdSense. Ajukan kembali permohonan dengan kualitas blog yang lebih baik. Semoga diterima.

Posting Komentar

Postingan Populer